cara menggunakan waktu
Waktu jualah yang membedakan antara orang sukses dan orang
gagal. Bukankah Tuhan sama-sama memberikan manusia waktu 24 jam
sehari? Namun, mengapa ada manusia yang sukses dan ada manusia yang
gagal? Jawabannya terletak di bagaimana mereka memanfaatkan setiap
waktu yang ada.
Waktu di era informasi juga menjadi sedemikian pentingnya. Bahkan
lebih penting dari uang itu sendiri. Uang yang hilang bisa saja kembali,
namun waktu yang tela lewat tidak akan pernah kembali. Apalagi
kecepatan arus informasi yang datang dan pergi menuntut kita untuk
selalu siaga di setiap waktu.
Sayangnya meskipun waktu begitu penting, tidak banyak rekan-rekan yang
bisa mengatur dan memanage waktunya dengan baik. Bukannya mendapatkan
efisiensi dan produktivitas tinggi, yang ada justru membuang setiap
kesempatan dan waktu yang ada dengan percuma. Padahal jika kita mau
menilik sedikit saja, sebenarnya pengelolaan waktu begitu sederhana dan
simpel. Kita saja yang sering membuatnya rumit.
Apalagi dengan kultur masyarakat Indonesia yang cenderung suka menunda
dan tidak on time. Oleh karena itu lewat postingan ini, jika
Anda benar-benar menerapkan, Insya Allah ke depan hidup Anda akan
lebih teratur dan lebih baik lagi. Tidak percaya? Silahkan dicoba
1. Waktu adalah penyeimbang yang luar
biasa. Tak peduli siapa Anda, berapa uang yang Anda punya, atau dimana
Anda hidup di muka bumi ini, kita semua memiliki waktu 24 jam yang sama
dalam 1 hari. Waktu anda adalah sumber yang sangat berharga. Jangan
pernah sia-siakan waktu.
2. Benda-benda yang berserakan di
rumah dapat memperlambat langkah Anda dengan cara mengalihkan perhatian
dari apa yang sebenarnya ingin Anda lakukan. Untuk mengontrolnya,
bersihkan, dan tata rapi semua benda-benda setiap kali Anda selesai
melakukan suatu pekerjaan.
3. Apakah Anda seringkali merasa
khawatir dengan apa yang belum Anda lakukan? Jangan membuang-buang waktu
dengan selalu merasa gelisah memikirkan berapa banyak waktu yang akan
Anda habiskan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Merasa
gelisah akan membuat Anda merasa tidak nyaman dan hanya
menghabiskan energi saja. Pilih satu pekerjaan yang membutuhkan
banyak pergerakan, selesaikan dan beri penghargaan atas usaha
Anda. Menyelesaikan sesuatu dan kemudian mendapat penghargaan,
akan membuat Anda merasa lebih baik.
4. Apakah Anda selalu tiba di kantor
setiap pagi dengan merasa lelah karena harus banyak melakukan persiapan
sebelum meninggalkan rumah? Siapkan keberangkatan Anda pada malam hari
sebelumnya. Taruhlah jaket, kopor, kunci mobil di dekat pintu dengan
posisi siap dibawa. Aktifkan alarm Anda 15 menit lebih awal. Dengan
demikian, Anda akan memulai hari Anda dengan lebih baik.
6. Apa pemandangan yang terlihat dari
meja kerja Anda? Tembok kosong? Halaman luar? Ataukah orang-orang yang
mondar-mandir? Pemandangan dalam ruang kerja Anda adalah
penting. Pemandangan tersebut haruslah kondusif untuk bekerja dan
bukan yang dapat mengganggu kinerja Anda. Jika Anda harus
memandang tembok yang kosong dan terasa kering, tidakkah lebih
baik menggantinya dengan foto yang lebih besar atau pemandangan
yang menyejukkan? Selalu usahakan untuk mencari pemandangan yang sesuai
dengan ruang kerja Anda.
7. Berapa harga dari 1 jam Anda? Jika
Anda memiliki gaji tahunan, pernahkan Anda menghitung upah per jam
Anda? Pernahkah terpikir untuk membayar orang lain dengan lebih murah
dibandingkan dengan upah Anda untuk pekerjaan yang kurang Anda
sukai? Dengan cara ini Anda akan memiliki banyak waktu untuk mengerjakan
pekerjaan-pekerjaan yang memberi bayaran lebih kepada Anda.
8. Jika Anda menghabiskan 10 menit
setiap hari hanya untuk mencari barang-barang yang lupa dimana
menaruhnya, maka Anda membuang lebih dari 60 jam setiap tahun. Mulai
sekarang, rapikan barang-barang Anda di tempat yang mudah terjangkau.
9. Agar selalu merasa lebih segar dan
mencegah stres, Anda perlu melakukan senam setiap hari. Jika Anda
melakukan dengan teman, maka itu akan lebih baik. Stress dan badan yang
tidak segar hanya akan menghambat pekerjaan dan membuang banyak waktu
Anda.
10. Catat daftar reward
(penghargaan/hadiah) yang Anda inginkan dalam buku catatan. Tuliskan
semua. Jadi ketika suatu saat Anda menginginkan memberi suatu
penghargaan untuk diri sendiri, Anda hanya perlu membuka buku catatan
untuk melihat daftar reward yang Anda inginkan.
11. Apakah Anda pernah berpikir untuk
melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk mengisi waktu yang tercuri dari
Anda? Jika Anda mengetahui bahwa Anda akan menunggu ketika janjian
dengan seseorang, atau makan siang Anda akan ditunda setengah jam
lagi, atau teman yang menjemput Anda terlambat karena macet, dsb. Maka
Anda perlu menggunakan waktu tsb untuk membaca buku, menulis rencana
dalam buku kecil Anda, atau pekerjaan kecil lainnya yang bermanfaat.
Selalu siapkan di kopor Anda sesuatu yang bisa dikerjakan untuk mengisi
waktu-waktu yang tercuri tersebut.
12. Suatu ketika Anda merasa sangat
lelah dan tertekan, cobalah teknik relaksasi ini : sisihkan waktu untuk
melihat dan mengamati suatu benda (batang pohon, bentuk awan, dll).
Tarik nafas dalam-dalam dengan perlahan dan lepaskan. Teruskan sambil
mengamati obyek tersebut. Setelah 15 – 20 menit, Anda akan merasa
sedikit lebih nyaman.
13. Pernahkah Anda mengalami apa yang
dinamakan sebagai ”Penghalang Penulis”? Penghalang kreativitas adalah
penyia-nyiaan waktu yang luar biasa, dan bahkan sangat melelahkan
secara emosional. Suatu saat ketika Anda mengalami kemacetan
dalam menulis, cobalah teknik pembuka jalan ini. Tulislah sebuah
surat kepada seseorang teman. ”Halo Jhon...”, Anda mungkin
bisa memulainya dengan kata-kata ini. Kemudian teruskan menulis pidato,
”Saya harus menulis suatu naskah pidato untuk pertemuan pemegang saham
tahunan dan saya tidak memiliki ide yang jelas untuk memulai dari mana.
Kami mengalami tahun yang berat....”. teruskan menulis kepada Jhon, dan
pidato Anda akan selesai dengan sendirinya.
14. Jika Anda tidak memiliki
seseorang yang diberi mandat (atau seseorang yang bisa dipercaya), atau
Anda adalah orang yang diberi mandat oleh seseorang untuk melakukan
tugas-tugasnya, maka Anda harus menjaga jalur komunikasi agar tetap
terbuka. Tanyakan kepada atasan Anda, mana tugas yang harus dikerjakan
lebih dahulu. Meskipun Anda memiliki banyak pekerjaan untuk
dikerjakan, Anda akan memenangkan hati atasan jika Anda fokus pada apa
yang dia prioritaskan.
15. Kosongkan keranjang sampah Anda setidaknya sekali sehari. Ingat, keranjang sampah bukan tempat menyimpan benda.
16. Apakah Anda memiliki kesulitan
berkonsentrasi? Atau Anda membutuhkan waktu 2 jam untuk mengerjakan
pekerjaan / tugas yang sebenarnya bisa dikerjakan dalam waktu 45 menit
hanya karena tidak bisa berkonsentrasi? Kemampuan berkonsentrasi
bisa dipelajari dan ditingkatkan dengan banyak latihan.
Misalnya, membaca dan memahami data statistik dalam laporan teknis
yang rumit selama 30 menit. Berhentilah selama 10 menit, lalu
fokuslah kembali pada apa yang Anda baca. Lakukan ini secara rutin
niscaya kemampuan konsentrasi Anda akan meningkat.
17. Jika Anda mengalokasikan waktu
untuk melakukan pekerjaan untuk diri sendiri, buatlah prioritas dalam
pekerjaan Anda. Jangan sampai perhatian Anda teralihkan kepada sesuatu
yang lain. Teman saya yang terus bekerja sambil mengasuh anak-anaknya
yang masih kecil mengatakan bahwa ia selalu mendahulukan pekerjaan yang
menjadi ”prioritas utama” pada setiap harinya. Dia merasa bisa
bekerja dengan maksimal, ketika anak-anaknya tidur siang dan ketika
dia menghindar dari pekerjaan-pekerjaan lain yang prioritasnya
lebih rendah pada hari itu.
18. Ketika seorang teman meminta Anda
membantunya, sementara Anda merasa tidak memiliki waktu untuk
membantunya, sebaiknya jangan mengatakan ”YA” kemudian melupakannya.
Tetapi katakan, ”Saya perlu waktu 24 jam untuk memikirkannya, nanti
saya hubungi.” Ketika Anda menghubungi dia untuk mengatakan
”TIDAK”, usahakan memberitahukan teman lain yang mungkin
bisa membantunya. Usahakan menolak dengan sopan supaya dia tidak sakit
hati.
19. Anda harus bisa memaksimalkan
kerugian Anda dengan cara memotong waktu penngerjaan tugas-tugas yang
tidak produktif / menguntungkan. Ketika Anda merasa telah bekerja sangat
keras, membangun hubungan, meyakinkan pelanggan, dsb. namun
hasilnya terlihat tidak menguntungkan, maka berhentilah. Ini
saatnya mengubah arah. Akan lebih bijaksana, jika Anda
menggunakan energi dan waktu untuk melakukan tugas atau pekerjaan lain
yang lebih besar. Jangan lupa menentukan batas waktu penyelesaian tugas /
pekerjaan tsb.
20. Jika Anda merasa selalu sangat
sibuk setiap harinya, maka rancanakan untuk memberi diri Anda waktu 2
hari penuh untuk berlibur sebagai reward atas usaha Anda selama ini.
Lihat kalender dan temukan hari libur yang sangat longgar bagi Anda.
Lingkari tanggalnya, sehingga kalender menjadi pengingat visual Anda.
Pada 2 hari libur itu, bangunlah di pagi hari dan lakukan apapun
untuk menyenangkan Anda.
21. Ini cara untuk merencanakan hari
Anda, baik itu di pagi hari atau di malam hari sebelumny. (1) di
selembar kertas tuliskan jadwal pertemuan yang sudah ditulis di kalender
saku Anda; (2) lihat daftar di buku catatan Anda, dan daftar tugas
penting yang harus dikerjakan hari ini; (3) tambahkan ± 15 menit untuk
istirahat demi menyeimbangkan hidup Anda.
22. Belajarlah berbicara dan menulis
secara jelas dan padat. Baca buku, ikut kursus, dan sampaikan pendapat
Anda sesederhana mungkin. Jika seseorang meminta Anda 1000 kata, jangan
memberi dia 1200 kata. Jika Anda diminta untuk berbicara 30 menit,
jangan berbicara 40 menit. Terlalu banyak kata dapat membuang waktu Anda
dan orang lain sia-sia.
23. Apakah daftar ”LIST TO DO” harian
Anda dipenuhi dengan banyak sekali pekerjaan yang harus diselesaikan?
Jangan ragu untuk menentukan prioritasnya. Pilih maksimal 3 tugas
penting yang memungkinkan untuk Anda kerjakan setiap harinya. Ingat
seorang manajer yang sangat efektif hanya memilih 3 tugas yang
menjadi prioritas utama setiap harinya. Ketika mereka selalu
bisa menyelesaikan setiap tugas yang ada dalam daftar ”LIST TO
DO” harian mereka, semangat mereka akan semakin bertambah.
24. Apakah Anda pernah berpikir untuk menulis daftar pekerjaan
yang tidak harus dilakukan? Daftar ini meliputi pekerjaan yang dapat
Anda delegasikan kepada orang lain, tugas / pekerjaan yang
dilakukan hanya untuk menyenangkan orang lain, dan pekerjaan yang
hasilnya sangat sedikit atau tidak berarti. Untuk mengetahui apakah
suatu tugas / pekerjaan itu penting atau tidak, tanyakan pada diri
sendiri, ”Apa akibat terburuk jika saya tidak melakukan pekerjaan itu?”
jika jawabannya ”tidak ada” atau ”tidak banyak”, maka jangan
lakukan pekerjaan itu.
25. Ketika berbicara dengan seorang teman atau kolega, apakah
Anda pernah berpikir, ”Apa lagi ya, yang perlu saya bicarakan
dengan dia?” Jika memang Anda berencana mengontak orang secara berkala,
buatlah daftar topik bahasan yang perlu dibicarakan dengan orang
tersebut dalam buku catatan. Ketika saat ini Anda memikirkan sesuatu
yang perlu dibicarakan dengan diam tuliskanlah dalam buku catatan Anda,
jangan hanya menyimpannya di kepala.
26. Apakah Anda merasa memiliki terlalu banyak tugas untuk dikerjakan?
Setiap tugas kelihatan seperti sangat mendesak untuk dilakukan? Dan Anda
tidak tahu darimana memulainya? Untuk mengatasinya, pilih pekerjaan
yang memberikan banyak kepuasan bagi diri Anda. Pertimbangkan antara
tugas satu dengan dengan tugas lain dan tanyakan pada diri sendiri, ”Apa
yang saya rasakan di penghujung hari setelah menyelesaikan tugas ini?
27. Apakah Anda pernah mencoba sesuatu yang baru (hobi, olahraga atau
pelajaran) tetapi kemudian segera mengabaikannya karena Anda tidak punya
banyak waktu lagi? Sebelum memulai suatu hobi atau sesuatu yang baru,
cobalah untuk mengeliminasi satu hobi atau sesuatu yang lama, mungkin
sesuatu yang tidak Anda sukai. Akan lebih baik jika Anda dapat
mengurangi 2 macam hobi.
28. Jika Anda membeli perlengkapan rumah dan kantor secara borongan atau
dalam jumlah yang banyak, maka Anda akan dapat menghemat uang dan waktu
belanja. Bahkan tidak jarang jika Anda membeli dalam jumlah tertentu,
Anda akan mencapat hadiah atau diskon.
29. Hal terburuk dari menunda-nunda pekerjaan adalah pekerjaan tersebut
akan terus membesar dan semakin menumpuk, apalagi jika Anda
terus-menerus malas mengerjakannya. Oleh karena itu, banyak orang akan
berkata pada Anda, ”Mengapa lambat sekali, ini bukan pekerjaan yang
membutuhkan banyak waktu untuk menyelesaikannya.” karena itu, hindari
menunda-nunda pekerjaan, sekalipun pekerjaan itu kelihatan kecil dan
remeh.
30. Cobalah sisihkan waktu untuk membaca puisi. Puisi-puisi yang
bagus dapat menumbuhkan keberanian, semangat, dan memperkaya jiwa.
31. Jangan berkeringat hanya karena Anda melakukan hal-hal kecil.
Jika Anda menggunakan waktu hanya untuk melakukan hal-hal remeh, Anda
tidak akan pernah menyelesaikan apa pun. Pilih tugas atau pekerjaan
besar dengan hasil besar. Simpan energi dan waktu Anda untuk melakukan
sesuatu yang penting.
32. Rasa bersalah adalah musuh besar dalam menghemat waktu.
Jangan menyia-nyiakan waktu dengan terus menerus menyalahkan
diri sendiri. Apa yang telah terjadi biarlah terjadi. Camkan bahwa
yang penting bukan pada kesalahan Anda tetapi bagaimana Anda
bisa belajar dari kesalahan tersebut dan bagaimana Anda bisa
bangkit dari keterpurukan.
33. Apakah Anda meluangkan cukup waktu untuk
mempelajari kesalahan-kesalahan Anda? Setelah melakukan beberapa
aktivitas penting, buatlah beberapa catatan. Pertama, daftar apa saja
yang telah Anda lakukan dengan baik. Kedua, catat bagian mana yang harus
Anda lakukan secara berbeda lain waktu. Jangan hanya memfokuskan diri
pada kesalahan-kesalahan Anda.
34. Ketika Anda meninggalkan pesan telepon untuk seseorang, ingat untuk
menyertakan informasi tentang : siapa Anda, mengapa
Anda menelepon/mencarinya, apa yang ingin Anda bicarakan, dan kapan dia
bisa menghubungi Anda. Dengan meninggalkan informasi seperti ini,
kesempatan Anda untuk segera dihubungi oleh orang yang Anda cari menjadi
lebih besar. Anda juga dapat meminta orang yang mencari Anda untuk
meninggalkan informasi yang sama jika dia mencari / meninggalkan pesan
telepon untuk Anda. Dengan demikian Anda dapat menelepon balik dengan
cepat.
35. Cobalah sisihkan waktu untuk membaca puisi. Puisi-puisi yang
bagus dapat menumbuhkan keberanian, semangat, dan memperkaya jiwa.
36. Apakah Anda membenci menghabiskan waktu hanya untuk berbelanja?
Dalam buku catatan Anda, tuliskan daftar dari kuran baju atau
barang-barang kesukaan teman atau orang-orang yang Anda cintai? Suatu
saat ketika Anda menemui diskon belanja yang besar, Anda bisa
menggunakan referensi dalam buku catatan tersebut untuk membeli sesuatu
dan menyimpannya. Suatu saat, ketika Anda harus memberi mereka sebuah
hadiah, Anda bisa memberi barang tersebut sebagai hadiah. Ada dua
keuntungan disini; selain bisa menghemat waktu, Anda juga bisa
menghemat uang!
37. Apakah rak buku Anda sudah sangat penuh? Berikan pada
teman-teman dan orang-orang yang Anda cintai beberapa buku yang
Anda sukai tetapi tidak akan Anda baca lagi. Atau pikirkan
untuk mendonasikan beberapa buku untuk keperluan amal atau
sekolah. Meskipun demikian, ada beberapa buku yang harus tetap dijaga
dan disimpan seperti teman lama.
38. Jika Anda hanya memfokuskan pada pekerjaan yang menjadi prioritas
utama pada setiap harinya, maka pekerjaan Anda akan berakhir lebih baik
dan waktu Anda tidak akan terbuang percuma (biarkan pekerjaan kecil lain
berlalu).
39. “Berhentilah ketika Anda sedang panas-panasnya”, begitu
nasihat Earnest Hemmingway. Kapanpun Anda bekerja, berhentilah
pada posisi poin ketika Anda dalam posisi keberhasilan atau ketika
bagian pekerjaan Anda telah selesai. Jangan berhenti di
tengah-tengah pekerjaan Anda. Tentunya meninggalkan suatu tugas, ketika
tugas tersebut selesai dilaksanakan akan membuat Anda lebih rileks
di keesokan hari diabndingkan dengan meninggalkan tugas yang setengah
selesai.
40. Ketika Anda berkonsentrasi pada suatu pekerjaan, sementara
Anda harus berhenti karena ada janji bertemu dengan seseorang,
atau karena suatu perselaan penting lain, atau karena harus pulang, maka
tuliskanlah untuk diri sendiri ”catatan tugas” yang harus Anda lakukan.
Jangan membuang waktu sia-sia dengan memikirkan ”apa yang harus saya
lakukan”, ketika Anda kembali melakukan tugas/pekerjaan Anda.
41. Jika Anda tidak punya banyak waktu untuk membaca surat kabar dari
halaman satu ke halaman lain, maka baca saja judul-judul berita dan
kalau memungkinkan, paragraf pertama untuk berita yang menarik perhatian
Anda. Jika Anda menerima laporan bisnis yang panjang, Anda tidak perlu
membaca keseluruhan laporan, cukup kalimat pertama di setiap paragraf.
Dengan demikian, setidaknya Anda mendapatkan poin-poin dari laporan
tersebut.
42. Untuk mendapatkan gaya hidup dan keterampilan yang ekselen, Anda
harus bisa menggunakan waktu Anda untuk lebih banyak mengumpulkan
pengalaman daripada benda-benda.
43. Anda harusnya dapat memilah kapan harus meminta bantuan dan kapan
dirasa tidak perlu. Anda tidak selamanya selalu bisa menyelesaikan
masalah dan menemukan jawabannya sendiri. Jika Anda merasa tidak mampu
menyelesaikan kesulitan, hematlah waktu dengan memanggil seorang ahli.
44. Banyak orang membuang-buang waktu dengan terlalu
banyak berbasa-basi. Teman saya, Jim, seseorang dengan penghasilan
besar berkata,”Anda dapat menghemat waktu jika Anda memulai
sesuatu pembicaraan dengan langsung mengatakan tentang ap yang
Anda inginkan dari mitra bicara Anda.
45. Apakah Anda mengalami permasalahan dalam membuat suatu keputusan?
Ingat keragu-raguan hanya membuang-buang waktu Anda. Ada beberapa trik
untuk mengatasi hal ini. Pertama, dan yang paling bagus adalah membatasi
pilihan-pilihan Anda. Tentunya akan lebih mudah dan tidak banyak
membuang waktu untuk memilih, katakanlah, merah, dan biru, dibandingkan
dengan harus memilih antara merah, biru, hijau, kuning, ungu, dan
coklat. Kedua, daftar antara pro dan kontra untuk setiap pilihan. Pilih
yang lebih banyak mengarah pada klasifikasi pro. Terakhir, tentukan
jangka waktu dan pilih pilihan yang membutuhkan waktu paling efektif
untuk mengerjakannya.
46. Apakah Anda memiliki setumpuk kartu nama teman / kolega bisnis
di meja kerja Anda, dan Anda seringkali kesulitan mengingat
situasi ketika Anda bertemu dengan orang yang namanya ada dalam
kartu nama? Inilah strategi yang lebih baik untuk digunakan. Ketika
ada seseorang yang memberi Anda kartu nama, segera setelah menerimanya
tuliskan dibelakang kartu dimana dan kapan Anda bertemu dengan orang ini
dan apa yang didiskusikan. Dengan demikian Anda akan dengan cepat dapat
mengingat situasi dimana Anda bertemu dengan orang tersebut.
47. Jebakan waktu yang sering dialami oleh pemilik perusahaan
kecil adalah terlanur mengataka ”ya” untuk melakukan bisnis
tertentu, sementara dia tidak punya cukup waktu untuk
melakukannya. Tentunya akan lebih bijak jika Anda mengambil nasi tidak
melebihi kapasitas piring. Jika memang Anda tahu bahwa Anda tidak
akan mampu menyelesaikan pekerjaan tersebut, jangan ragu
untuk mengatakan ”tidak”. Yakinlah dengan fokus pada suatu
pekerjaan tertentu dan memuaskan pelanggan, Anda akan
mendapatkan reputasi dan pekerjaan yang lebih baik.
48. Jika Anda terlibat dalam suatu kecelakaan apakah
dokumendokumen penting seperti surat asuransi, nomor polisi, atau
surat-surat kendaraan ada bersama Anda? Pastikan surat-surat
tersebut ada dalam dompet Anda setiap kali Anda berkendara.
49. menggunakan waktu untuk berlatih adalah penggunaan waktu yang tepat.
Mempelajari teknik bermain piano, berpidato, atau program komputer baru
adalah hal yang sangat positif. Anda perlu mendisiplikan diri dengan
berlatih dan terus berlatih untuk mendapatkan kemahiran. Ingat,
perlombaan lari tidak dimenangkan oleh pelari yang dapat berlari dengan
cepat, tetapi oleh mereka yang terus gigih berlari. Karena itu, teruslah
berlatih.
50. Terkadang waktu melamun adalah waktu yang berkualitas. Teman saya,
Chuck melamun ketika berjalan-jalan dengan anjingnya, dan saya melamun
ketika fitness. Kadang kita perlu membiarkan pikiran kita mengembara ke
jalan-jalan yang sudah kita kenal dan yang belum kita kenal. Ketika
pikiran kita mengembara, kita seringkali menemukan jawaban dari suatu
permasalahan yang sedang kita hadapi, menemukan ide-ide baru, atau
konsep-konsep spiritualitas.